KUALA LUMPUR – Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Hishammuddin pada Jumat 15 Januari mengatakan akan mengidentifikasi lokasi-lokasi spesifik di negeri Jiran yang rawan dari serangan teroris. Ini dilakukan agar serangan teroris seperti bom di kawasan Sarinah, Jakarta tidak terulang.
Ucapan Hishammuddin pun dibuktikan dengan penangkapan seorang pria yang diduga sebagai militan ISIS. Saat ditangkap, pria yang tidak diketahui namanya itu sedang membawa beberapa senjata api serta dokumen-dokumen mengenai kelompok militan di Irak dan Suriah itu.
Penangkapan itu dikonfirmasi oleh Ketua Polis Negara Malaysia. Seperti dilaporkan Reuters, Sabtu (16/1/2015), Inspektur Jenderal Khalid Abu Bakar lewat akun Twitter menyatakan pria itu ditangkap di Stasiun Jelatik yang berada di dekat pusat Ibu Kota Kuala Lumpur.
Malaysia berada dalam status siaga usai bom Sarinah terjadi pada Kamis 14 Januari yang menewaskan tujuh orang termasuk lima pelaku. Keamanan ditingkatkan di area-area publik. Tidak hanya itu, Malaysia juga mengetatkan penjagaan di wilayah perbatasan untuk mencegah masuknya teroris ke wilayah mereka.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.