JAKARTA – Kampanye Travel Warning: Indonesia Dangerously Beautiful merupakan aksi melawan teroris yang digerakkan oleh Iwan dan Su Tomesen warga negara asing (WNA) asal Belanda.
"Beberapa negara memasukan Indonesia ke dalam daftar negara yang berbahaya untuk dikunjungi. Kami ingin mengingatkan kepada dunia bahwa negara kita (Indonesia) terlalu cantik untuk dihindari," tutur Iwan di depan gerai Starbucks, salah satu lokasi bom Sarinah.
"Kita harus menebar kekuatan bukan menebar ketakutan," tambah Iwan, Sabtu (16/1/2016).
Menurut Iwan, kejadian seperti di Sarinah bisa terjadi di mana saja di dunia. Dirinya juga berharap kasus seperti ini tidak perlu dibesar-besarkan.
Sementara Su yang menikah dengan pria asal Indonesia, mengaku tidak takut untuk tinggal di Indonesia.
"Saya dari Jogja kemarin (Jumat, 15 Januari 2016). Saya tidak takut untuk pergi ke sini (Sarinah). Dan saya juga tidak takut untuk tetap tinggal di Indonesia," kata Su.
Su menambahkan, kita semua tidak boleh takut atas kejadian di Sarinah. "Saya pikir, kita tidak boleh takut, karena kalau takut kita tidak bisa hidup," pungkas Su dengan bahasa Indonesia yang masih terbata-bata.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.