BOGOR - Rumah kontrakan yang diduga dihuni SN, pelaku terduga bom Sarinah di Kampung Sukamanah, RT 02/04, Desa Taman Sari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, baru tiga hari ditempati.
Kepala Desa Tamansari, Gumilar Suteja mengaku, rumah kontrakan yang dihuni SN bersama istrinya IY dan satu orang anaknya baru menempati rumah tersebut sejak Rabu 13 Januai 2016 lalu.
"Belum lama diisi rumahnya. Baru ditempatin mulai Rabu kemarin," katanya, Sabtu (16/01/16).
Gumilar menambahkan, semenjak menetap di rumah tersebut, SN dan istrinya sama sekali tidak pernah berinteraksi dan tertutup kepada tetangga di lingkungan sekitar.
"Dari mulai masuk, sampai sekarang ga pernah ngobrol sama tetangga. Ketemu cuma ngasih surat nikah sama KTP aja ke RT," tambahnya.
Selain itu, dirinya melihat istri SN terakhir kali pergi meninggalkan rumah tersebut bersama anaknya Jumat Pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
"Terakhir saya liat istrinya pergi dari rumah sama anaknya dijemput seorang pria pagi tadi. Sampai sekarang belum liat lagi," jelasnya.
Rencananya, tim dari Gegana dan Densus 88 akan mendatangi rumah tersebut pagi ini untuk memastikan isi dari barang-barang yang berada di dalam rumah SN.
"Kabarnya pagi nanti ada Gegana sama Densus 88 mau datang ngecek rumah. Warga sekitar rumah itu juga udah diungsiin dari sore takutnya ada barang-barang berbahaya di dalamnya," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.