JAKARTA - Tujuh jasad korban bom di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat hingga kini masih diidentifikasi di ruang Forensik RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur. Namun, terdapat sejumlah jasad yang sudah hancur.
"Secara visual ada beberapa yang hancur," ujar Dokter Spesialis Forensik RS Polri, Kramatjari, Arif Wahyono kepada awak media, Sabtu (16/1/2016).
Meski demikian, Arif enggan merinci identitas ketujuh korban dan kondisi masing-masing jasad. Selain itu, dalam proses identifikasi, pihak rumah sakit juga dilarang memercayai secara langsung identitas korban dengan hanya berbekal kartu.
"Identitas? Dalam identifikasi kita tidak boleh percaya langsung kartu identitas korban, harus cocokan data post mortem dan ante mortem," imbuhnya.
Sebab itu, Arif memastikan pihaknya masih harus membandingkan kedua data tersebut sebelum akhirnya memutuskan bahwa korban sudah berhasil teridentifikasi.
"Prosesnya kita harus bandingkan dulu," tukasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.