JAKARTA – Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya mendatangi Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan. Diduga, wanita tersebut salah seorang keluarga terduga teroris yang tewas dalam tragedi bom Sarinah, Kamis 14 Januari 2016.
Pantauan Okezone, perempuan berjilbab hitam tersebut keluar dari posko anti mortem sekira pukul 10.00 WIB. Ia langsung disambut mobil Toyota Avanza bernomor polisi G 9008 LP.
"Ada keluarga yang mengaku datang dari Tegal untuk mencocokan DNA, itu pun belum tentu cocok atau tidak," ujar seorang petugas, di ruang Instalasi Kedoktetan Forensik yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (16/1/2016).
Perempuan tersebut datang bersama dua sosok pria. Namun, ia enggan berkomentar saat dicegat awak media.
Sementara, petugas tersebut menambahkan, dini hari tadi sekira pukul 02.00 WIB, seorang anggota Polres Tegal juga datang untuk mencocokan DNA dari salah satu terduga pelaku.
"Tapi belum dicocokan karena tidak ada pimpinan. Mungkin datang karena ada keluarga yang hilang atau bisa juga karena lihat ada kemiripan dari foto yang beredar," imbuhnya.
Seperti diketahui, tujuh korban tewas dalam insiden bom, Kamis siang lalu, masih berada di ruang jenazah RS Polri. Lima diantaranya diduga sebagai pelaku teror tersebut. Kapolri memastikan, belum ada jasad yang boleh keluar hingga proses pemeriksaan forensik selesai dilakukan.
(Fransiskus Dasa Saputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.