"Tergantung cara masuk racun dan konsentrasi racun. Yang tercepat kalau masuk melalui pernafasan dan inhalasi. Kalau lewat kulit lebih lambat. Yang pasti dengan dosis lethal, kematian terjadi dalam hitungan menit," bebernya.
Sebelumnya, Kepala Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri Brigadir Jenderal Polisi Alex Mandalika mengatakan isi lambung Wayan Mirna Salimin alias Mirna (27), yang tewas setelah minum es kopi, terdapat kandungan sianida.
Petugas Puslabfor Polri, sambungnya, menduga kematian Mirna akibat sianida dicampur es kopi yang diminum korban. Selain itu, petugas juga menemukan zat sianida pada air kopi yang dikonsumsi Mirna dengan kandungan mencapai 15 gram.
Wayan Mirna Salimin alias Mirna meninggal dunia usai meminum kopi Es Vietnamens di Restauran Olivia di West Mall Grand Indonesia Tanah Abang Jakarta Pusat, Rabu 6 Januari 2016.
(Muhammad Saifullah )