LATTAKIA – Dua kapal perang Rusia, nampak ‘mondar-mandir’ di Laut Mediterranean. Salah satunya membawa komandan armada, Kapten Kelas I Stanislav Varik, sekaligus ‘mangkal’ dan show off force di pesisir Suriah, dekat Kota Lattakia.
Rusia mendatangkan dua kapal perangnya, Kapal Destroyer Kelas Udaloy, “Laksamana Madya Kulakov-626”, dan Kapal Penjelajah Kelas Slava, “Varyag-011” dengan misi-misi tertentu, seolah mengingatkan kembali seperti di era Uni Soviet, di mana kapal-kapal mereka sering patroli ke luar perbatasan Rusia.
Destroyer atau Kapal Perusak Kulakov yang dilengkapi misil anti-kapal, torpedo dan meriam penangkal udara itu sendiri, sedianya merupakan salah satu bagian dari Armada Utara yang berangkat dari Pangkalan Severomorsk, Semenanjung Kola.
Sementara Kapal Penjelajah Varyag yang dilengkapi misil anti-kapal jarak jauh dan sistem pertahanan udara itu, didatangkan dari Armada Pasifik.
Kapten Varik memaparkan kepada sejumlah wartawan yang diajak naik ke Kapal Perusak Kulakov, bahwa kedatangan mereka untuk melindungi kapal-kapal kargo sebagai supply bagi militer Rusia yang melancarkan operasi-operasi anti-ISIS di Suriah.
Selain itu, Varik juga menjabarkan bahwa mereka punya misi lain untuk memburu kapal-kapal selam milik negara lain yang sekiranya bisa mengancam. Varik juga mengklaim sudah bisa melacak kapal-kapal selam tersebut.
“Kapal perang saya berada di (laut) Mediterranean Timur untuk melindungi dan mempertahankan kapal-kapal (perang) lain, serta kapal kargo, sekaligus menyediakan pencarian dan penyelamatan di laut jika dibutuhkan,” jelas Varik, dilansir The Guardian, Jumat (22/1/2016).
“Di sisi lain, ada sejumlah kapal selam milik negara lain di sini dan sudah kami temukan posisinya, kami identifikasi kelasnya dan kami lacak beberapa di antara mereka,” tandasnya singkat tanpa memberi detail lebih lanjut.
(Randy Wirayudha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.