NEW YORK CITY bukan satu-satunya kawasan di Amerika Serikat (AS) yang rekor tumpukan saljunya terpecahkan. Beberapa daerah lain juga mengalami badai musim dingin terburuk selama satu pekan terakhir ini.
Jika New York City hanya 0,1 mendekati rekor tumpukan badai salju pada Februari 2006. Di empat wilayah ini rekor yang dipecahkan terbilang sangat jauh.
Rekor hujan salju di Central Park, misalnya mencapai 26,6 inci atau setara 67,564 sentimeter pada 23 Januari 2016. Ketebalan ini memecahkan rekor lama di kota yang sama, yakni 24,1 inci atau 61,214 sentimeter, yang ditetapkan pada 12 Februari 2006.
Kenaikan terparah terjadi di Kennedy, dari yang sebelumnya hanya setinggi 9,1 cm pada 2005 menjadi 76,9 cm pada dua hari lalu.
Demikian juga di LaGuardia, tumpukan salju tertinggi pada 1982, setinggi 6,35 cm meningkat jadi 70,866 cm pada tahun ini.
Sementara di bagian lain New York City, di Newark, kemarin rekor hujan saljunya mencapai 69,85 cm. Dari sebelumnya, pada 2005 hanya 11,43 cm. Demikian data yang dilansir dari NWS New York City, Senin (25/1/2016).
Larangan perjalanan, baik dengan kendaraan umum, pribadi maupun berjalan kaki disiarkan pemerintah sejak Sabtu pukul 07.00 waktu setempat. Kereta bawah tanah terpaksa ditutup karena masih terbenam lebih dari 60,96 di bawah permukaan.
"Ini adalah badai yang benar-benar bersejarah, dan kami masih berupaya melakukan yang terbaik untuk mengawasi ini. Kami sudah mengeluarkan beberapa larangan yang meminta warga New York menghindari perjalanan yang tidak perlu. Silakan keluar jika mendesak, tetapi hati-hati dan pastikan aman," kata Gubernur New York Andrew Cuomo, dikutip dari Gothamist.