Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Presiden Brasil Menyatakan Perang terhadap Nyamuk

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Kamis, 28 Januari 2016 |10:07 WIB
Presiden Brasil Menyatakan Perang terhadap Nyamuk
Tentara Brasil saat membantu warga menyingkirkan sarang nyamuk aedes aegypti (Foto: Guardian)
A
A
A

BRASILIA – Virus zika tengah mewabah di seantero Benua Amerika, khususnya Amerika Selatan. Demi memperlambat dan mencegah penyebarannya, Presiden Brasil Dilma Rousseff menyatakan perang terhadap nyamuk aedes aegypti.

Sejak September 2015, Brasil menerima laporan sedikitnya 4.000 bayi mengalami microcephaly –lahir dengan keadaan tempurung kepala dan otak berukuran kecil– karena terinfeksi virus zika. Tanpa adanya vaksin antivirus, Brasil tidak punya opsi lain sehingga mencegah penyebaran adalah hal terbaik.

“Kita harus menyatakan perang terhadap aedes aegypti, penyebab penyakit demam berdarah, chikungunya, dan zika,” tulis Rousseff dalam akun Twitter-nya, seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (28/1/2016).

“Selama kita belum memiliki vaksin, perang harus dikonsentrasikan pada pemusnahan sarang nyamuk-nyamuk tersebut. Menyingkirkan zika adalah tanggung jawab bersama,” lanjut perempuan berusia 68 tahun itu.

Nyamuk aedes aegypti tumbuh subur di kota-kota dengan iklim tropis. Rousseff mengimbau agar warga menyingkirkan tempat-tempat yang tergenang air dan menjadi lokasi jentik-jentik nyamuk itu. Imbauan tersebut disampaikan agar masyarakat Negeri Samba sadar akan bahaya virus zika dan segera berperang melawan nyamuk dengan ciri khas belang hitam-putih itu.

Menteri Kesehatan Brasil Marcelo Castro pada Senin 25 Januari berjanji akan mengerahkan 220 ribu tentara pada Februari untuk menyebarkan pamflet edukasi kepada warga dan membantu mereka menyingkirkan sarang-sarang nyamuk.

Kasus virus zika muncul di saat Brasil bersiap melakukan pesta karnaval dalam beberapa pekan lagi. Khusus untuk Kota Rio de Janeiro, mereka akan menjadi tuan rumah Olimpiade 2016 pada Agustus. Kedatangan ratusan ribu orang dikhawatirkan akan terjangkit virus tersebut jika tidak segera diatasi.

(Wikanto Arungbudoyo)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement