Dua orang yang ditemukan tewas itu merupakan seorang wanita berusia 40 tahunan yang berada di bawah reruntuhan gedung berlantain 16, Wiguan Jinlong.
Sementara satu korban tewas lainnya berjenis kelamin laki-laki, juga berusia 40 tahun yang tertimbun di bawah runtuhan gedung di Distrik Gueiren. Korban luka juga bertambah, dari 318 orang kini menjadi 422 orang yang mesti dirawat di rumah sakit.
Tragedi ini turut mengundang simpati dari negara-negara tetangga Taiwan. Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) China, Li Keqiang bahkan turut berbelasungkawa yang kemudian disusul PM Jepang, Shinzo Abe.
Dalam sebuah pesan yang disampaikan ke Presiden Taiwan, Ma Ying-jeou melalui Sekjen Taipei Office of Interchange Association, Takashi Hamada, PM Abe turut menawarkan bantuan, berupa dukungan materi dan sumber daya manusia dalam pencarian korban selamat.
(Randy Wirayudha)