Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengenal Pondok Pesantren Waria di Yogyakarta

Markus Yuwono , Jurnalis-Jum'at, 12 Februari 2016 |00:05 WIB
Mengenal Pondok Pesantren Waria di Yogyakarta
Ketua Pondok Pesantren Al Fatah, Shinta (foto: Markus Y/Sindo Radio)
A
A
A

Di Pesantren Al Fatah, ada enam ustad yang membimbing para waria untuk mengenal agama. Pondok Pesantren Al Fatah menekankan tiga hal, yakni mendidik waria memahami agama Islam, mendidik masyarakat supaya tahu, mendorong pemerintah memberikan hak yang sama dengan warga negara lain.

"Di sini Belajar membaca alquran, membaca huruf arab, berbagi masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari," urainya.

Dia berharap tidak ada lagi yang mempermasalahkan mengenai cara beribadah maupun perilaku hidup waria. Sebab menurut pandangannya, waria merupakan takdir yang tidak bisa ditolak setiap manusia yang dilahirkan.

"Menjadi waria itu bukan pilihan, menjadi waria itu sudah digariskan," katanya.

Disinggung cara beribadah, Shinta mengatakan, saat beribadah, para waria mendasarkan dari kenyamanan beribadah. Artinya yang nyaman pakai mukena mereka menggunakan mukena yang nyaman pake sarung ya sarung. "Berdoa tergantung Kenyamanan kekhusyukan saat berdoa. Doanya sama," katanya.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement