Share

Nike Tolak Bubuhkan Kata 'Islam' di Produk Sepatunya

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 15 Februari 2016 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 15 18 1312244 nike-tolak-bubuhkan-kata-islam-di-produk-sepatunya-GE5HB9hPGi.jpg Sepatu Nike. (Foto: Reuters)

NEW YORK – Tidak ingin menuai kontroversi seperti yang terjadi pada 1997, produsen sepatu asal Amerika Serikat (AS) yakni Nike memutuskan tidak menggunakan kata Allah, Islam, Muslim, atau Koran (bahasa Inggris untuk Alquran) di produk sepatunya.

Salah satu servis yang didapat para pelanggan yang ingin membeli sepatu Nike adalah mereka dapat membuat sepatu modifikasinya sendiri dengan menambahkan kata-kata sepanjang enam huruf di alas kakinya pesanannya di toko online NikeID. Namun Nabeel Kaukab, seorang Muslim asal New York yang juga penggemar produk Nike, menyadari bahwa perusahaan tersebut tidak memperbolehkan para pelanggan untuk menuliskan kata-kata seperti Allah, Islam, Muslim, atau Koran dalam modifikasinya menanyakan hal tersebut melalui akun Facebook-nya.

“Nike, Saya punya pertanyaan untuk Tim NikeID Anda. Hari ini saya coba membeli sepasang sepatu Air Jordan dan mengecek fitur modifikasi, yang salah satunya memberi kemampuan untuk menempatkan teks singkat (sampai enam huruf) pada sepatu saya. Saat saya mencoba-coba dengan berbagai kata berbeda di sepatu saya, saya menyadari bahwa untuk Nike, baik kata Islam atau Muslim cocok dengan pedoman kalian,” tulis Nabeel, sebagaimana dilansir Huffington Post, Senin (15/2/2016).

Dalam pedomannya, Nike secara khusus melarang kata-kata kotor, makian yang menghina, konten diskriminatif yang mendukung atau menyebabkan kekerasan, dan pelanggaran hak cipta atau merek dagang sebagai kata-kata yang tidak ingin diletakkan pada produknya. Namun, baik kata Islam maupun Muslim tidak termasuk kategori tersebut sehingga Nabeel kembali bertanya mengenai hal ini.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

“Apakah Islam atau Muslim mengajarkan dan mendukung kekerasan atau keduanya adalah kata-kata yang tidak ingin diletakkan Nike dalam produknya?” lanjut dia.

Pertanyaan Nabeel ini segera mendapat penjelasan dari staf Nike yang mengatakan tindakan itu diambil setelah kontroversi yang terjadi pada 1997 yang menyebabkan protes dari Muslim di seluruh dunia atas produk Nike Air yang bertuliskan mirip dengan lafaz Allah. Kejadian itu memaksa Nike untuk menarik 38 ribu produknya dari seluruh dunia dan mengumumkan permintaan maaf secara resmi. Nike juga menunjukkan iktikad baiknya dengan menyumbang untuk sekolah dasar Islam di AS.

Produk Nike Air yang mengundang protes pada 1997. (Foto: AP)

Ditambahkan Nike, setelah berkonsultasi dengan anggota Muslim senior dalam tim mereka untuk meminta pendapat, pihaknya menyatakan akan segera memperbaiki hal ini dan telah menarik larangan untuk menggunakan kata Muslim atau Islam dalam modifikasinya. Nike juga akan meninjau kembali kata-kata yang diperbolehkan dan yang tidak dalam fitur modifikasinya.

Meski begitu, kata-kata seperti Allah dan Koran tampaknya tetap akan dilarang untuk digunakan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini