SINGAPURA – Seorang perempuan berusia 26 tahun pada Minggu 14 Februari tewas kejang-kejang ketika dirinya sedang diterapi pijat tuina (terapi pijat China) di Singapura.
Serene Lim Xinhui sebenarnya akan mulai bekerja di sebuah bank di Singapura pada Senin 15 Februari, sehari sebelum kematiannya. Ia dikabarkan ingin menjalani terapi terlebih dahulu sebelum masuk kerja.
Sebagaimana diwartakan Lianhe Wanbao, Serene mengatakan kepada ibunya bahwa pada Minggu sore ia akan menjalani perawatan facial di Orchard Road. Dilaporkan, Srene sempat berbelanja yang dilanjutkan ke klinik pengobatan ala China bernama Qin Kang untuk mengikuti terapi tuina pada pukul 19.30.
Ketika berada di pertengahan sesi terapi tersebut, mendadak tubuh Serene kejang-kejang dan langsung koma. Staf klinik kemudian menghubungi Singapore Civil Defence Force (SCDF) yang memberikan tuntunan cara melakukan pertolongan pertama.
SCDF juga mengirim tim medis serta ambulans ke Qin Kang dan langsung melarikan Serene ke Rumah Sakit Tan Tock Seng. Tidak lama kemudian, dokter menyatakan Serene telah meninggal dunia pada pukul 20.50.
Sebagaimana dilansir The Star, Jumat (19/2/2016), Ji Furong pimpinan Klinik Qin Kang mengatakan bahwa Serene mengikuti terapi pijat menggunakan situs diskon Groupon.
Tuina adalah terapi pijat yang dilakukan kepada orang dewasa dan anak-anak, kemudian biasanya akan didampingi akupunktur serta pengobatan herbal. Dikabarkan, terapi ini biasanya dilakukan kepada pasien yang memiliki epilepsi.
(Emirald Julio)