nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nama Jalan Berbau Asing Jadi Sorotan Warga Bali

Puji Sukiswanti , Jurnalis · Senin 22 Februari 2016 03:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 02 22 340 1317817 nama-jalan-berbau-asing-jadi-sorotan-warga-bali-hP2DU3Xytn.jpg Jalanan di Bali (Foto: Dok. Okezone)

DENPASAR - Suasana Hari Raya Manis Kuningan tak menyurutkan antusiasme masyarakat untuk menyampaikan orasi di Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS), di Denpasar, Minggu 21 Februari 2016.

Keberadaan nama jalan yang berbau asing mendapatkan kritikan warga Denpasar. Ogah Taman Pancing, salah satu warga Denpasar menyatakan bahwa meskipun ia sebagai pendatang, dia kurang sependapat dengan nama jalan yang menggunakan Bahasa Asing seperti Sunset Road, Poppies, Double Six dan sejenisnya.

Dia berharap, nama jalan tersebut dievaluasi karena kurang mencerminkan budaya Bali. "Lebih baik diganti dengan nama seperti Bajra Sandhi atau nama masakan khas Bali. Misalnya, Jalan Babi Guling, Betutu atau Jukut Undis," ujarnya.

Selain nama jalan, Ogah juga menyinggung masih kacaunya penomoran rumah di Kota Denpasar. Untuk itu, dia berharap agar wali kota yang baru saja dilantik dapat menindaklanjuti aspirasinya terkait penertiban penomoran rumah.

Dalam orasinya, Ogah juga meluruskan pandangan miring sejumlah pihak terkait kegiatan PB3AS. "Banyak yang bilang, podium ini settingan. Itu sama sekali tidak benar, siapa saja boleh tampil dan bicara di sini," ujar pria yang telah empat tahun menetap di Bali dan jadi aktivis lalu lintas ini.

Ketidaksetujuan Ogah terkait nama jalan berbau asing mendapat tanggapan dari Ketut Wenten Ariawan, warga Bali lainnya. Menurutnya, penggunaan bahasa asing dalam nama jalan sah-sah saja karena Bali merupakan daerah tujuan wisata.

"Jangan alergi dan saklek (kaku) dengan nama jalan dengan bahasa asing," imbuhnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini