Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tukang Koran Ini Mundur dari Pendaftaran Cabup Buleleng PDIP

Raiza Andini , Jurnalis-Rabu, 24 Februari 2016 |21:44 WIB
Tukang Koran Ini Mundur dari Pendaftaran Cabup Buleleng PDIP
Luh Made Marwati (Foto: Raiza/Okezone)
A
A
A

SINGARAJA - Luh Made Marwati, penjual koran yang mencalonkan diri menjadi Balon Bupati Buleleng mundur dari pendaftarannya ke PDI Perjuangan lantaran menilai partai banteng moncong putih itu tidak demokratis.

Marwati menilai PDI Perjuangan pilih kasih dan hanya mendukung rivalnya Putu Agus Suradnyana. Untuk itu, Marwati enggan melengkapi dokumennya untuk memenuhi syarat Balon Bupati Buleleng.

"Buat apa melengkapi formulir toh sudah tidak ada lagi demokrasi di PDIP. Semua PAC kemarin mengusulkan pak PAS (Putu Agus Suradnyana) semua," ucap Marwati kepada wartawan, Buleleng, Rabu (24/02/2016).

Dia juga memaparkan bahwa sembilan Pengurus Anak Cabang Kabupaten Buleleng mendukung Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutijdra sebagai Bupati Buleleng mendatang.

"Saya merasa peluang saya sudah tertutup di PDIP. Jadi sudahlah sampai di sini saja daripada nanti capek sendiri buang waktu dan tenaga saja,” ujar perempuan yang sudah 18 tahun menjadi penjual koran di Jalan Diponegoro, Singaraja, Buleleng.

Ia mengaku tidak memiliki dana yang kuat untuk bersaing dengan rivalnya yang notabene dari kalangan atas. Dirinya pun merasa pesimis bersaing memperebutkan rekomendasi PDI Perjuangan dalam bursa calon Bupati Buleleng ketat di Pilkada 2017.

"Mungkin politik ini hanya cocok bagi mereka yang punya banyak uang saja. Sedangkan saya ini siapa, modal aja nggak punya,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, pedagang koran di Jalan Diponegoro, Buleleng Luh Made Marwati senin lalu mengembalikan formulir pendaftaran Balon Bupati Buleleng di Sekretariat PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng. Panitia pelaksana melihat Marwati kurang melengkapi syarat-syarat untuk menjadi Balon Bupati Buleleng, dan memintanya untuk segera melengkapi hingga kamis besok.

Namun, lantaran tak jua menemukan ijazahnya dia pesimis untuk maju bersama PDI Perjuangan, dan hendak menempuh jalur independen meski Marwati sangat berharap bisa bergabung dengan PDI Perjuangan dalam Pilkada 2017.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement