Korut yang dianggap sejumlah negara—terutama Amerika Serikat (AS), Korea Selatan (Korsel) dan Jepang—sebagai negara berbahaya telah mempertahankan kekuatan militernya.
Negara itu memiliki sekitar 1,2 juta tentara aktif dari jumlah penduduknya sekitar 25 juta. Jumlah tentara aktif Korut itu dua kali lipatnya dari pasukan yang dimiliki Korsel.
Kendati demikian, banyak pihak yang meyakini militer Korut ketinggalan zaman karena negara itu kekuarangan dana. Hal itu diperparah dengan rentetan sanksi dari sejumlah negara setelah Korut menguji coba senjata nuklir jenis bom hidrogen dan roket jarak jauh baru-baru ini.
(Sindonews.com)
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.