Distrik Sur yang masih dalam lingkup Kota dan Provinsi Diyarbakιr, kerap jadi target utama serangan militer Turki, lantaran dianggap basis utama milisi PKK atau Partai Pekerja Kurdi – pihak yang dianggap bertanggung jawab atas bom Ankara beberapa waktu sebelumnya.
Pada sebuah kesempatan, Whiteman juga mewawancarai Mustafa Cukur, ayah dari Rozerin Cukur, gadis berusia 17 tahun yang turut jadi korban pemboman Turki di Distrik Sur.
“Kami melihat berita kematiannya yang dilaporkan televisi pemerintah dan dari internet. Laporan-laporan itu turut memperlihatkan kartu identitas Rozerin yang tergeletak di samping jasadnya,” papar Mustafa kepada Whiteman, dilansir RT, Sabtu (12/3/2016)
Mengenyampingkan rasa lapar karena kota mereka diblokade, Mustafa dan para keluarga korban lain mendapati “tamparan” lain, di mana jenazah para korban dikembalikan otoritas Turki dengan kondisi yang buruk.