"Seseorang untuk maju itu siapa saja boleh, soal waktu, soal jauh-jauh hari itu enggak ada soal, itu soal marketing dia, soal public relation dia, justru kalau jauh hari masyarakat lebih tahu bahwa calon siapa dia, lebih mengerti," kata Habib.
Soal kemampuan, Anggota Komisi III itu menganggap Ani sudah terbiasa di dunia pemerintahan saat mengikuti sang suami, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang jadi Presiden RI selama dua periode.
"Kalau soal kemampuan apalagi dia udah ada pengalaman dampingi suami, siapa saja bisa. Sekarang siapa yang kenal Jokowi sebelum jadi Presiden? Siapa kenal?," kata Habib.
Habib lantas tak mempermasalahkan adanya politik dinasti di Demokrat.
"Ya wajar, karena keluarga itu berkeinginan berkuasa, manusiawi saja, kan dia punya struktur partai, siapa mau larang," tutupnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.