Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kronologi Tewasnya Lima Penambang Emas Pongkor

Antara , Jurnalis-Kamis, 17 Maret 2016 |09:42 WIB
Kronologi Tewasnya Lima Penambang Emas Pongkor
Ilustrasi. (dok.Okezone)
A
A
A

BOGOR - Lima warga Kampung Ciemas, Desa Banyuasih, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tewas di dalam sumur galian tambang emas kawasang Pongkor. Mereka diduga merenggang nyawa karena menghirup gas beracun yang ada di dalam sumur itu.

Lima penambang yang tewas tersebut yakni Ata Sumitra bin Sarnan, Firman Kurniawan, Sandi Irwansyah, Sarmadi, dan Maman. Tiga korban merupakan bapak dan anak serta menantu, sedangkan dua lainnya masih kerabat.

Kronologi kejadian berawal saat Ata Sumitra pergi berpamitan kepada keluarganya untuk mengambil peralatan bekas menggali sumur yang tertinggal pada Selasa lalu. Ia berangkat pukul 06.00 WIB. Namun sampai pukul 09.00 WIB, ia tidak kunjung kembali.

Mengetahui situasi tersebut, anak Ata bernama Firman Kurniawan dan menantunya, Sandi Irwansyah, pergi menyusul ke lubang sumur untuk mengecek keberadaan Ata. Disusul pula oleh istri Ata yakni Nia Ernawati.

"Sampai di lokasi sumur, Firman dan Sandi masuk ke dalam sumur galian untuk mengecek Ata, tetapi setelah menunggu beberapa lama keduanya tidak muncul-muncul," ujar Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena, Kamis (17/3/2015).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement