BOGOR - Lima warga Kampung Ciemas, Desa Banyuasih, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tewas di dalam sumur galian tambang emas kawasang Pongkor. Mereka diduga merenggang nyawa karena menghirup gas beracun yang ada di dalam sumur itu.
Lima penambang yang tewas tersebut yakni Ata Sumitra bin Sarnan, Firman Kurniawan, Sandi Irwansyah, Sarmadi, dan Maman. Tiga korban merupakan bapak dan anak serta menantu, sedangkan dua lainnya masih kerabat.
Kronologi kejadian berawal saat Ata Sumitra pergi berpamitan kepada keluarganya untuk mengambil peralatan bekas menggali sumur yang tertinggal pada Selasa lalu. Ia berangkat pukul 06.00 WIB. Namun sampai pukul 09.00 WIB, ia tidak kunjung kembali.
Mengetahui situasi tersebut, anak Ata bernama Firman Kurniawan dan menantunya, Sandi Irwansyah, pergi menyusul ke lubang sumur untuk mengecek keberadaan Ata. Disusul pula oleh istri Ata yakni Nia Ernawati.
"Sampai di lokasi sumur, Firman dan Sandi masuk ke dalam sumur galian untuk mengecek Ata, tetapi setelah menunggu beberapa lama keduanya tidak muncul-muncul," ujar Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena, Kamis (17/3/2015).
Melihat anak dan menantunya tidak juga kembali dari dalam sumur galian, lalu Nia lari ke kampung untuk meminta bantuan warga dan tetangganya.
Tiga orang tetangganya, yakni Maman, Masmadi, dan Sarmadi datang membantu. Ditemani Nia, mereka berempat kembali menuju sumur tempat suami, anak dan menantunya masuk.
Sampai di lokasi, Sarmadi memaksa turun ke sumur dan setelah ditunggu beberapa saat juga tidak kembali.
"Kemudian Maman bermaksud mengecek ke dalam sumur, ia masuk tapi tidak lama kemudian keluar lagi karena merasa sesak nafas dan mual-mual," tutur Ita.
Kemudian Nia menangis meminta suami, anak, dan menantunya ditolong. Lalu akhirnya, Maman memutuskan untuk kembali masuk ke dalam sumur hingga akhirnya tidak juga kembali.
Mendengar sudah lima orang yang masuk sumur dan tidak kembali, akhirnya warga mengecek dengan senter ke dalam sumur dan terlihat kelimanya sudah meninggal dunia di dalam.
"Warga melakukan evakuasi menggunakan cara memompa udara dengan menggunakan blower yang dialirkan dengan menggunakan saluran plastik dan membuat galian di samping sumur," ucap Ita.
Karena jarak antara Desa Banyuasih dengan Polsek Cigudeg, sangat jauh, laporan tewasnya lima warga dari dalam lubang galian ilegal tersebut baru dilaporkan pada Rabu kemarin.
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.