Meski demikian, Anas yang saat ini mendekam di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat karena tersangkut kasus korupsi Hambalang menyerahkan hasil survei ke publik apakah Ani Yudhoyono cocok untuk maju pada Pilpres 2019 nanti.
Hasil survei itu juga akan terlihat apakah Ani layak untuk bersaing dengan figur-figur lain seperti Presiden Joko Widodo.
"Harus disurvei kalau itu. Kalau cocok ya cocok tapi harus disurvei, dipersiapkan. Kan masih lama kan ini baru awal 2016, masih 3,5 tahun lagi," pungkas Anas.
Sebelumnya beberapa pekan lalu beredar sebuah pamflet di kalangan media yang menampilkan foto Ani Yudhoyono dengan tulisan 'Calon Presiden Partai Demokrat 2019'. Seperti sang suami, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang jadi Presiden RI dua periode, Ani juga menggunakan slogan "Lanjutkan". Selain itu juga tertulis tagar #AniYudhoyono2019.
Namun, SBY yang merupakan Ketua Umum Partai Demokrat membantah hal itu. Menurutnya sampai saat ini belum ditentukan capres dari Demokrat untuk Pilpres 2019.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.