Ritual Khusus
Sebelum kapal Pinisi dibangun, berbagai rangkaian upacara khusus dilakukan. Bahkan, dalam hal pencarian kayu harus ditentukan berdasarkan hari baik.
Masyarakat setempat percaya jika pencarian kayu untuk Pinisi baiknya dilakukan pada hari ke-5 atau ke-7 di bulan tersebut.
Penentuan hari itu bukan tanpa makna. Angka 5 diyakini melambangkan rezeki telah diraih, sedangkan angka 7 bermakna hoki yaitu mendapat rezeki.
(foto: destinasian.co.id)
Makna Dua Kalimat Syahadat
Keunikan lain dari kapal Pinisi ialah dua tiang layar kapal ini yang bermakna dua kalimat syahadat. Adapun tujuh buah layar perahu tradisional asal Tanah Daeng ini sama dengan jumlah ayat surah Al- Fatihah dalam Alquran.
Tak hanya itu kapal ini juga dilengkapi layar sekunar dengan dua tiang utama plus tujuh layar. Tujuh layar tersebut melambangkan jumlah samudera besar di dunia yang pernah diarungi oleh nenek moyang bangsa Indonesia pada masa lampau.
Pembuatan kapal Pinisi memang tak pernah dilepaskan dari kepercayaan-kepercayaan masyarakat yang sudah diwarisi sejak abad ke-14 masehi.
Hal inilah yang coba mereka lestarikan demi menjaga identitas kapal yang sudah sering mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional ini.
(Syukri Rahmatullah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.