Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polri Kirim Pasukan untuk Bebaskan Sandera Abu Sayyaf

Dara Purnama , Jurnalis-Rabu, 30 Maret 2016 |21:14 WIB
  Polri Kirim Pasukan untuk Bebaskan Sandera Abu Sayyaf
Foto: Illustrasi Okezone
A
A
A

JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Pol Agus Andrianto mengatakan, Bareskrim mengirimkan tim dari Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Dit Tipidum untuk membantu pembebasan 10 warga negara Indonesia (WNI) yang disandera oleh kelompok teroris asal Filipina pimpinan Abu Sayyaf.

Seperti diketahui, kapal Indonesia Brahma 12 dan Anand 12 dibajak kelompok Abu Sayyaf di Perairan Filipina. Mereka meminta tebusan atas WNI yang ditawan sebesar Rp15 miliar.

"Tim sudah berada di Pulau Tarakan, Kalimantan Timur untuk bergabung dengan tim pembebasan. Tim berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia dan pihak-pihak terkait untuk menentukan langkah selanjutnya," kata Agus saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (30/3/2016).

Ketika disinggung apakah tim dari Dit Tipidum ini akan membantu untuk pembebasan 10 WNI yang menjadi anak buah Kapal Anand 12, Agus mengatakan tim masih menunggu aba-aba komando selanjutnya. Menurutnya Kamneg berada di sana untuk membantu proses penyidikan.

"Yang pasti ada proses penyidikan yang dilakukan tim di sana," terang jenderal bintang satu ini.

Sebelumnya kelompok Abu Sayyaf telah membajak kapal Brahma 12 dan Anand 12 yang membawa 7.000 ton batu bara. Kapal Brahma 12 saat ini sudah dilepaskan dan berada di tangan otoritas Filipina. Sedangkan Anand 12 dan 10 ABK masih disandera oleh kelompok yang berafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) itu.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement