Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Palmyra, Kota Tua Jembatan Peradaban Barat-Timur

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Kamis, 31 Maret 2016 |06:03 WIB
Palmyra, Kota Tua Jembatan Peradaban Barat-Timur
Kota Tua Palmyra (Foto: BBC)
A
A
A

“Jika kita melakukan pendekatan strategis terhadap isu ini dan membuat monumen itu jadi sebuah konsolidasi antara Timur dan Barat, Palmyra akan menjadi brand yang menyatukan peradaban Timur-Barat sekali lagi untuk beberapa generasi mendatang,” imbuh Mkrtychev.

Secara khusus Mkrtychev meminta Badan PBB, UNESCO, untuk lebih peduli pada pembangunan kembali Palmyra. Gayung bersambut. Kepala Unit Respon Darurat UNESCO, Giovanni Boccardi, mengatakan amat penting untuk menghargai artifak-artifak budaya Palmyra.

“Palmyra masuk dalam daftar warisan budaya dunia. Palmyra adalah situs dari nilai-nilai universal yang luar biasa dan milik seluruh umat manusia. Adalah tanggung jawab bersama dari masyarakat internasional untuk membantu Suriah memulihkan situs berharga itu,” ujar Boccardi.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement