"Dampak bagi masyarakat yang masih melakukan MCK di sungai maupun hutan, terlebih di pekarangan rumah bisa memicu timbulnya berbagai penyakit," ucapnya.
Pasalnya, Yahya menuturkan kotoran manusia itu banyak mengandung penyakit, yang salah satunya bakteri e-coli, jika bakteri itu kering akan berubah menjadi debu dan debu ini bertebaran yang bisa dihirup kapan saja oleh manusia.
"Penyakit yang ditimbulkan seperti, diare dan penyakit lainnya ,berdasarkan data Dinas Kesehatan Indramayu, kasus diare di 2015 mencapai 48.640 kasus, angka ini cukup tinggi," tuturnya.
(Khafid Mardiyansyah)