SABANG - Anggota TNI yang mengemban tugas mengamankan dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Pulau Rondo, Provinsi Aceh, kesulitan air bersih dan listrik.
Komandan Pleton (Danton) Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Pulau Rondo, Lettu (Mar) Farizal mengatakan, air bersih dan listrik merupakan kebutuhan primer, namun di Pulau Rondo susah mendapatkannya.
Farizal menambahkan, di Pulau Rondo ada satu mesin penyulingan air yang disediakan, tapi biaya operasionalnya sangat tinggi dan tidak sebanding dengan air yang dihasilkan. Untuk itu, pihaknya mengupayakan air bersih dengan menampung air hujan.
"Air yang dihasilkan dari mesin penyulingan sangat sedikit, dan tidak sesuai dengan biaya operasional yang dikeluarkan. Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari kami juga menampung air hujan untuk konsumsi sehari-hari," katanya.
Sementara, untuk kebutuhan energi listrik, selama ini pihaknya menggunakan pembnagkit listrik tenaga matahari (solar cell). Namun, belakangan tenaga surya tersebut rusak. Untuk itu, dan kebutuhan listrik disana dibantu oleh tenaga surya milik navigasi, itu pun terbatas.
"Solar cell kami sudah lama rusak dan belum diperbaiki sampai sekarang. Syukur selama ini kebutuhan listrik dibantu oleh solar cell dari mercusuar milik navigasi," ujarnya.
(Fransiskus Dasa Saputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.