LONDON – Kapten David Seath terjatuh lima kilometer jelang garis finis di ajang Marathon London, Minggu 24 April 2016. Pria 31 tahun itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Saint Thomas untuk mendapatkan perawatan. Malang, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Seath diduga mengalami serangan jantung. Rekan-rekannya berencana untuk menempuh sisa jarak lari Seath untuk menghormatinya. Salah seorang rekannya, James Walker-McClimens turut membuat penggalangan dana secara online untuk mengenang Seath.
“Ia hanya sejauh lima kilometer lagi untuk mencapai garis finis. Teman dan koleganya berencana menyelesaikan lomba yang telah dimulainya untuk penghormatan. Kami akan bersatu dari titik di mana dia terjatuh,” tutur Walker-McClimens, dilansir Metro, Senin (25/4/2016).
“Kami juga menggalang dana untuk Help For Heroes, penyebab dia ikut lomba lari itu hingga tewas. Dia adalah rekan dan pahlawan bagi kami,” imbuh pria 34 tahun itu.
Kapten Seath adalah komandan regu tembak di Komando Resimen 29 Tentara Kerajaan Inggris. Pria asal Cowdenbeath, Skotlandia itu memperoleh dua gelar Master di Universitas Aberdeen sebelum menyelesaikan pelatihan militernya di Sandhurst, Inggris pada 2010.
Pria yang pernah bertugas di Afghanistan itu diketahui senang mengikuti kegiatan amal untuk menggalang dana bagi para tentara yang kehilangan anggota tubuh dalam tugasnya. Seath berhasil menggalang dana sebesar GBP500 (setara Rp9,5 juta) untuk Help For Heroes dengan mengikuti Marathon London.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.