"Namanya penjahat kakap itu di Nusakambangan," ungkapnya.
Prasetyo juga membantah jika pelaksanaan hukuman mati akan dilakukan pada 7 Mei 2016. Sebab itu, dia meminta awak media untuk bersabar.
"Siapa yang bilang tanggal 7. Nanti dulu deh. Nanti kalau ini kita akan anu, nantinya kalian tahu," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Freddy Budiman sudah dua kali lolos dari eksekusi mati. Eksekusi tahan ketiga ini ia juga hampir pasti lolos.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.