Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Geruduk DPRD, Lieus: Masyarakat Bersatu Tumbangkan Ahok

Reni Lestari , Jurnalis-Jum'at, 20 Mei 2016 |15:20 WIB
Geruduk DPRD, Lieus: Masyarakat Bersatu Tumbangkan Ahok
Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Kontak) Lieus Sungkharisma berada di tengah warga yang mendatangi gedung DPRD DKI hari ini menuntut turunnya Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatannya.

Lieus mempertanyakan anggota dewan yang tak kunjung melakukan hak menyatakan pendapat untuk menurunkan Ahok, padahal warga sudah empat kali menyuarakan hal serupa ke gedung DPRD.

Pernyataan ini disampaikan saat dialog antara Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik dan Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Syarif dengan Aliansi Masyarakat Jakarta Utara (AMJU).

"Masa lawan satu Ahok aja enggak bisa sih. Saya lihat kita ini perlu bersatu. DPRD dikatain dewan perampok. saya suka pikir kenapa ya? Karena satu Ahok. Ahok enggak ada hebatnya kok. Hoki aja diajak Jokowi jadi wakil. Apa hebatnya? Katanya konglomerat," kata Lieus di gedung DPRD DKI, Jumat (20/5/2016).

Menurutnya, sudah cukup alasan bagi anggota legislatif untuk menggulingkan Ahok. Sebab jika sampai seluruh anggota dewan hanya diam, berarti kehormatannya sudah tidak ada.

"Tapi saya pikir kalau sudah jadi anggota DPRD ga berani lawan si Ahok. Ya sayang juga kayanya. Ini masalah kehormatan loh," terangnya.

Lieus mengungkapkan, jika rakyat dan anggota dewan bersatu maka bukan tidak mugkin akan menciptakan sejarah. Karena akhirnya dapat menggulingkan rezim yang zalim. "Ini akan jadi sejarah karena masyarakat bersama-sama menumbangkan Ahok," tutup dia.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement