Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Anak-Anak Indonesia Gabung ISIS, Panglima TNI: Itu Cuma Video

Gunawan Wibisono , Jurnalis-Sabtu, 21 Mei 2016 |16:18 WIB
Anak-Anak Indonesia Gabung ISIS, Panglima TNI: Itu Cuma Video
A
A
A

JAKARTA - Kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) diduga mengunggah sebuah yang video berdurasi 20 menit yang menampilkan anak-anak Indonesia sedang dilatih mengunakan sejata api.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tidak mempermasalahkan keberadaan video tersebut. Lagi pula kata dia, video itu telah dihapus oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.

"Oh itu cuma video saja, sudah dihapus kok sama menteri," ujar Gatot di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (21/5/2016).

Gatot juga belum memperoleh informasi pasti kebenaran apakah anak-anak tersebut asal Indonesia atau bukan. "Saya belum tahu. (Apa itu anak-anak Indonesia?) Saya enggak tahu juga," katanya.

(Baca juga: Menkumham Minta Polisi Bongkar Video Anak-Anak ISIS Bakar Paspor)

Sebelumnya, sebuah video yang diduga diunggah kelompok ISIS menayangkan puluhan bocah mengenakan baju loreng tentara yang belajar menembak dan kemudian membakar paspor.

Di pertengahan video, pria dewasa bernama Abu Thalha Malizi, dikelilingi puluhan anak, berbicara menggunakan bahasa Indonesia dengan aksen Melayu.

Ia tampak memegang paspor Malaysia berwarna merah. Sementara anak-anak di sekelilingnya juga menunjukkan paspor yang rata-rata berwarna hijau, yakni paspor Indonesia.

Entah ditujukan kepada siapa, pria tersebut menyampaikan bahwa mereka akan melepas kewargaan Indonesia dan Malaysia dan berbaiat kepada ISIS.

"Kami akan membakar paspor-paspor ini sebagai tanda pembebasan diri kami kepada kamu, wahai pemimpin-pemimpin thaghut (zalim), wahai kerajaan-kerajaan thaghut," ujar pria tersebut.

Tak hanya itu, ada juga ancaman yang dia lontarkan. "Bahwasanya kami akan datang kepada kamu dengan bala tentara yang kamu tidak akan mampu mengalahkan," kata dia. (day)

(Susi Fatimah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement