Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Duterte Izinkan Diktator Filipina Dikuburkan di Pemakaman Pahlawan

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Selasa, 24 Mei 2016 |17:32 WIB
Duterte Izinkan Diktator Filipina Dikuburkan di Pemakaman Pahlawan
Presiden terpilih Filipina Rodrigo Duterte (Foto: Rene Lumawag/Reuters)
A
A
A

DAVAO – Presiden baru Filipina, Rodrigo Duterte mengizinkan jenazah mantan diktator Ferdinand Marcos dikuburkan di taman makam pahlawan. Marcos sendiri meninggal dalam pengasingan di Hawaii pada 1989 setelah digulingkan lewat revolusi pada 1986.

Rody – sapaan akrab Duterte- mengizinkan upacara pemakaman Marcos dilakukan secara militer. Keputusan ini tentunya akan disambut baik oleh keluarga mendiang Marcos yang selalu berharap jenazahnya dapat dimakamkan di Filipina.

“Saya akan mengizinkan pemakaman Marcos di Taman Makam Pahlawan, tetapi bukan karena dirinya sebagai pahlawan, melainkan dia adalah seorang prajurit Filipina,” ujar Duterte dalam sebuah wawancara di kampung halamannya, Davao, seperti dimuat TIME, Selasa (24/5/2016).

Selama kepemimpinannya, Ferdinand Marcos dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat. Ia juga dituduh mencuri uang negara sebesar USD10 miliar (setara Rp136,8 triliun) saat berkuasa selama dua dekade.

Meski hidupnya harus berakhir di pengasingan, keluarga mendiang Marcos kini masih memiliki cengkeraman kuat di kancah perpolitikan Filipina. Putranya yakni Ferdinand Marcos Junior bahkan ikut dalam pencalonan sebagai wakil presiden tahun ini. Namun, Bongbon – sapaan akrab Junior- harus mengakui keunggulan lawannya.

(Wikanto Arungbudoyo)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement