Namun, dia belum mau bicara lebih jauh mengenai posisi menteri yang nantinya akan diberikan kepada Golkar.
Seperti diketahui, Partai Golkar telah menentukan sikapnya untuk mendukung penuh pemerintah pasca gelaran Munaslub di Bali beberapa waktu lalu. Dengan demikian, partai pendukung pemerintah terus bertambah menyusul dukungan dari Golkar ini.
Bahkan, pada Selasa 24 Mei 2016 lalu, Setya Novanto selaku Ketum Golkar terpilih menyambangi Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan. Meskipun, Setya membantah membicarakan masalah reshuffle dengan Jokowi dalam kunjungannya itu. (fas)
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.