Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah-Kisah Warga Bantul saat Diguncang Gempa Yogyakarta

Markus Yuwono , Jurnalis-Jum'at, 27 Mei 2016 |08:29 WIB
Kisah-Kisah Warga Bantul saat Diguncang Gempa Yogyakarta
Ilustrasi: Reuters
A
A
A

Daru Waskita, warga Bantul menceritakan istrinya, Evi Hariyanti, yang sedang hamil tua dan saat itu kurang dua hari dari hari perkiraan lahir. Saat gempa, rumahnya hancur dan istrinya yang tengah hamil bisa menyelamatkan diri. Anak perempuan pertamanya lahir 29 Mei 2006. "Perhitungan dokter istri saya melahirkan pada Senin, Sabtu gempa sempat saya ungsikan ke Wonogiri selama dua bulan dan tinggal di tenda selama 6 bulan," katanya.

Adapun dari data BPBD Bantul jumlah korban meninggal di wilayah Bantul ada 4143 korban tewas, dengan jumlah rumah rusak total 71.763, rusak berat 71.372, Rusak ringan 66.359 rumah. Total korban gempa DIY dan Jawa Tengah bagian selatan seperti di Klaten tercatat 5.782 lebih orang meninggal dunia, 26.299 lebih luka berat dan ringan, 390.077 lebih rumah roboh.

Saat ini warga sudah mulai membangun rumah dengan konstruksi yang kokoh. Mulai dari dengan konstruksi cakar ayam dan menggunakan sistem cor.

(Abu Sahma Pane)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement