Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Oesman Sapta: Apa Warga Danau Toba Siap Jadi Pelayan?

Angkasa Yudhistira , Jurnalis-Sabtu, 28 Mei 2016 |13:05 WIB
Oesman Sapta: Apa Warga Danau Toba Siap Jadi Pelayan?
Wakil Ketua MPR Oesman Sapta (Dok Okezone)
A
A
A

TOBA SAMOSIR – Kesehatan yang belum pulih betul pascaoperasi jantung tak lantas membuat kendur Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang untuk memacu semangat warga Danau Toba dalam memajukan daerahnya.

"Kesehatan saya belum pulih habis operasi jantung, tapi semangat saya tidak pernah luntur untuk datang ke tempat ini," ujar Oesman Sapta di Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (28/5/2016).

Pria yang karib disapa Oso tersebut memandang ada potensi besar Danau Toba untuk menarik wisatawan. Karena itu, ia pun berjanji akan menyampaikan pesan masyarakat agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengesahkan payung hukum untuk otoritas Danau Toba.

Namun, Oso bertanya kepada mereka, apakah sudah benar-benar siap memajukan potensi wisata Danau Toba dengan melayani wisatawan? "Di Bali siap menjadi pelayan wisatawan. Apakah masyarakat Danau Toba sudah siap?" tanya dia.

Sayangnya, pertanyaan Oso itu tak mendapat jawaban lantang dari ribuan masyarakat yang hadir di Kantor Bupati Toba Samosir. "Nah, siapnya masih setengah-setengah begitu gimana? Orang Batak itu enggak ada yang setengah-setengah. Jawabannya yang tegas dong," ujar Oso untuk memacu semangat warga.

Seperti kata pribahasa, “Lain lubuk lain ikannya”. Dirinya pun mengatakan masih banyak orang yang belum tahu bagaimana watak orang-orang Batak.

"Orang banyak enggak tahu seperti apa. Batak itu halus, lebih halus dari orang Jawa, cuma cara mengungkapkannya beda. Nilai beda itu jangan dianggap suatu kekerasan," terangnya.

Maka itu, Oso menginginkan masyarakat Danau Toba bisa jauh lebih serius dalam memajukan daerahnya. Kemudian, dirinya menginginkan ada sistem yang jelas dalam menjalankan pembangunan, mulai jangka pendek, menengah, hingga panjang.

"Supaya tak berubah rencana pembangunan. Kalau tidak ada sistem, nanti sewaktu gubernur ganti, presiden ganti, jadi berubah-berubah lagi," tandasnya.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement