Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Napi Penganiaya Polisi di Lapas Gorontalo Menyerahkan Diri

Zainal Ahmad , Jurnalis-Rabu, 01 Juni 2016 |11:52 WIB
Napi Penganiaya Polisi di Lapas Gorontalo Menyerahkan Diri
Ilustrasi
A
A
A

GORONTALO - Proses penangkapan napi pelaku penganiayaan terhadap seorang anggota polisi yang kemudian memicu kerusuhan di Lapas Kelas II Gorontalo, berlangsung tegang.

Ratusan aparat kepolisian dan Brimob Polda Gorontalo yang coba masuk ke lapas mendapat perlawanan sengit. Napi melempari petugas dengan batu dan bom molotov, sementara petugas membalas dengan tembakan.

Tidak mudah bagi anggota Brimob untuk masuk ke lapas. Upaya mereka kembali gagal karena pintu utama sebagai akses satu-satunya masuk ke lapas terkunci. Seorang petugas lapas nyaris jadi bulan-bulanan polisi karena tidak bisa memberikan kunci pintu utama.

setelah kurang lebih 13 jam melakukan perlawanan, akhirnya melalui negosiator dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo, napi bernama Edi yang melakukan penganiayaan terhadap polisi, memilih menyerahkan diri.

Edi langsung digiring keluar lapas dan dibawa ke Polda Gorontalo dengan menggunakan mobil baracuda dengan pengawalan ketat personel Brimob.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement