"Saya sempat berontak, tapi dia mengancam pakai pistol. Saya dikurungnya selama satu hari, esok paginya baru bisa kabur diam-diam," ungkapnya.
Keluarga korban yang khawatir anak gadisnya tidak pulang, mencari ke sana-ke mari. Korban ditemukan jalan kaki sendirian di kawasan 8 Ulu dengan kondisi acak-acakan.
"Setelah sampai rumah, dia baru cerita kalau jadi korban perkosaan. Kami berharap pelakunya segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya " kata ibu korban.
Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruli Pardede membenarkan telah menerima laporan korban perkosaan, pengancaman dan penganiayaan. Saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan terkait kebenaran laporan tersebut.
"Petugas telah mengambil keterangan korban, saksi dan mengarahkan korban melakukan visum. Sekarang masih tahap penyelidikan," tegas Maruli.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.