ALEPPO – Para aktivis kemanusiaan setidaknya kini punya kesempatan selama 48 jam atau dua hari sejak Kamis, 16 Juni 2016 waktu setempat, untuk menyalurkan bantuan terhadap warga sipil Suriah, terutama di Kota Aleppo.
Hal ini menyusul pengumuman gencatan senjata selama 48 jam ke depan oleh Kementerian Pertahanan Rusia, di mana Negeri Beruang Merah tersebut selama ini gencar membekingi pasukan pemerintah rezim Bashar al-Assad, untuk menggempur basis-basis pemberontak di Aleppo.
Sejak 22 April 2016 lalu, warga sipil Aleppo bak terjebak di antara pertempuran kubu pemberontak dan pasukan pemerintah Suriah rezim Assad.
SOHR atau Pengamat Hak Asasi Manusia (HAM) Suriah yang berbasis di Inggris, mencatatkan sudah 627 nyawa melayang, termasuk 124 anak-anak sejak April lalu.