GAZA – Israel dilaporkan saat ini berencana untuk membangun tembok beton yang akan mencapai wilayah bawah tanah di sepanjang perbatasan Jalur Gaza.
Media cetak Yedioth Ahronoth mewartakan, tembok tersebut diklaim oleh pihak Israel demi menahan ancaman dari kelompok Hamas yang kerap menggali terowongan bawah tanah yang dapat menghubungkan Gaza dengan wilayah Israel.
Sebagaimana dikutip dari Russia Today, Jumat (17/6/2016), tembok tersebut akan membentang hingga 96 kilometer yang akan mengelilingi perbatasan Jalur Gaza. Dilaporkan, tembok tersebut juga akan memanjang ke bawah tanah hingga beberapa belas meter.
Pihak Negeri Zionis memperkirakan pembangunan tembok itu akan menghabis dana USD568 juta atau sekira Rp7.588.480.000.000.
Dilaporkan, rencana pembangunan tembok tersebut dipublikasikan oleh pihak militer Israel yang mengklaim untuk ‘melawan terowongan teror Hamas’. Tembok ciptaan Israel di perbatasan Tepi Gaza ini disebut oleh Negeri Zionis sebagai sistem pertahanan ketiga yang dibangun di sana.
Tembok pertama dibangun pada 1994 dan membentang hingga 60 kilometer sedangkan tembok kedua dibangun pada 2005 ketika Israel memutuskan untuk memisahkan diri dari Gaza.
(Emirald Julio)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.