Fenomena Relawan Wujud Meningkatnya Partisipasi Politik Masyarakat

Arief Setyadi , Okezone · Sabtu 18 Juni 2016 00:33 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 18 340 1418552 fenomena-relawan-wujud-meningkatnya-partisipasi-politik-masyarakat-yUy71awDaT.jpg Pilkada Serentak (Foto: Ilustrasi)

JAKARTA - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 2017, masing-masing calon kepala daerah memiliki cara tersendiri untuk bisa mengumpulkan dukungan. Fenomena gerakan relawan pun sudah terdengar akrab di telinga masyarakat.

Paling santer terdengar adalah relawan Jokowi, yang sebelumnya menjadi pendukung Joko Widodo (Jokowi) saat maju di pemilihan gubernur DKI Jakarta maupun presiden. Belakangan juga ada Teman Ahok, yang mendeklarasikan sebagai pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilgub DKI.

Fenomena relawan terus merambah ke berbagai daerah, mulai dari Relawan Risma (Tri Rismaharini), atau Relawan pendukung Ridwan Kamil di Pilwakot Bandung pada 2013, serta pendukung calon gubernur di Bangka Belitung Erzaldi Rosman yang menamakan diri Kawan Erzaldi. Gerakan relawan tersebut dideklarasikan pada Sabtu 18 Juni 2016.

Menurut Direktur Eksekutif Indostrategi, Andar Nubowo, munculnya gerakan relawan politik dalam beberapa tahun terakhir memang berhasil mencuri perhatian publik. "Maraknya gerakan relawan politik beberapa tahun belakangan mencuri perhatian publik," katanya, kepada wartawan, Jumat (17/6/2016).

(Baca: Fadli Zon: Tidak Ada Relawan yang Tidak Dibayar)

Andar mengatakan, menjamur berbagai gerakan relawan politik menandakan bahwa masyarakat sudah mulai mengambil peran dalam berpartisipasi politik. Hal itu dipicu dari rasa kecewa masyarakat terhadap partai politik yang cenderung transaksional.

"Gerakan kerelawanan menganggap partai politik sudah tidak sebangun dan sejalan dengan aspirasi publik," ujarnya.

Kendati demikian, ia mengingatkan kelompok relawan jangan sampai menjadi oklokrasi atau kepemimpinan massa. Mengingat kelompok relawan pembentukannya tidak permanen atau lebih bersifat kondisional ketika publik merasa kurang puas dengan partai politik.

Koordinator Kawan Erzaldi, Arpandi, mengatakan, pembentukan Kawan Erzaldi merupakan inisiatif anak-anak muda Bangka Belitung untuk membangun daerahnya. Menurutnya, sebagai putra daerah, Erzaldi wajib didukung menjadi gubernur.

Basis relawan ini murni datang dari akar rumput yang meyakini kemampuan Erzaldi dalam membangun Bangka Belitung. Terbukti dari kinerjanya saat memimpin Bangka Tengah dan kini menjadi kabupaten terpandang di Bangka Belitung.

"Bang Erzaldi merupakan pemimpin yang dibutuhkan Babel saat ini. Bang Erzaldi adalah putra terbaik Babel. Di bawah kepemimpinan beliau Babel akan menjadi menjadi provinsi yang maju," kata Arpandi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini