Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Muncul di Iklan, Aplikasi Jejaring Gay Dikecam

Erie Prasetyo , Jurnalis-Selasa, 28 Juni 2016 |10:08 WIB
Muncul di Iklan, Aplikasi Jejaring Gay Dikecam
Foto: Aplikasi Gay di jejaring Android (Foto: Erie/Okezone)
A
A
A

MEDAN - Fenomena lesbi, gay, biseksual dan transgender (LGBT) kian merebak di kehidupan sosial di Indonesia. Namun, banyak penolakan terhadap LGBT dari masyarakat.

Seorang mahasiswa, Anurga Pratama mengatakan LGBT semakin meresahkan lantaran saat ini aplikasi jejaring sosial gay di softwere android sudah diiklankan lewat google adsence.

Dia juga mengatakan, iklan tersebut muncul di depan aplikasi pengamanan hanphone miliknya. Iklan tersebut juga terpampang jelas dengan selogan gay lengkap dengan foto dua laki-laki yang duduk berdekatan.

"Nama aplikasinya Blued. Saya melihat iklan itu pada Senin malam. Muncul di tampilan depan aplikasi pengamanan hanphone. Biasanya, waktu mau masukkan kode pengamanan selalu ada iklan. Tapi iklan kali ini berbeda, malah mempromosikan gay," ujar Anugra di Medan, Selasa (28/6/2016).

Menurut mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) ini, kehidupan sosial LGBT tidak sesuai jika dilakukan di Indonesia.

"LGBT itu kan menyimpang dari Pancasila, yakni sila pertama. Sangat tidak pantas kalau diiklankan. Kalau cara bersosial mereka itu dilihat dan ditiru anak-anak, kan bisa berbahaya," jelas Anugra.

Dari hasil penelusuran di play store, aplikasi jejaring sosial gay yang dimaksud memang tertera logo iklan. Namun iklan aplikasi tersebut tidak selalu muncul di aplikasi pengamanan handphone.

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement