JAKARTA - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batu, Abdul Haris mengungkap kata-kata terakhir Freddy Budiman, terpidana mati asal Indonesia yang sudah dieksekusi dini hari tadi di Pulau Nusamkambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
Sebelum dieksekusi, Freddy Budiman dipertemukan dengan istri dan anak-anaknya untuk menyampaikan pesan terakhir. Kemudian kepada para petugas lapas ia juga sempat mengaturkan salam perpisahan.
"Ya kalau sama petugas dia minta maaf dan terima kasih atas segala bantuannya," kata Abdul saat dihubungi Okezone, Jumat (29/7/2016).
Abdul mengaku tak melihat secara langsung eksekusi terhadap empat terpidana mati tersebut. Sementara bagi 10 terpidana mati yang belum dieksekusi, menurut dia, kondisinya dalam keadaan baik-baik saja.
(Baca juga: Jejak Freddy Budiman Gembong Narkoba yang Dihukum Mati)
"Saat eksekusi saya ada di kantor, menunggu yang belum dieksekusi, mereka dalam kondisi yang baik-baik saja, " ungkapnya.
Selain Freddy, tiga terpidana mati yang telah dieksekusi adalah Humprey Ejike dan Mikael Titus Igweh, keduanya warga Nigeria. Kemudian Gajetan Acena Seck Osmane, warga Afrika Selatan.
Saat ini ketiga jenazah terpidana mati sudah dikeluarkan dari Nusakambangan menuju tempat persemayaman masing-masing.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.