Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Setahun Dikubur, Waluyo Tiba-Tiba Pulang ke Rumah

Markus Yuwono , Jurnalis-Selasa, 02 Agustus 2016 |18:59 WIB
Setahun Dikubur, Waluyo Tiba-Tiba Pulang ke Rumah
Waluyo (62) warga Penembahan, Kraton, Yogyakarta (Markus/SindoRadio)
A
A
A

YOGYAKARTA - Warga Kampung Suryoputran PB 3/43 Panembahan, Kraton, Yogyakarta, mendadak geger dengan kepulangan Waluyo (62) ke rumahnya. Pasalnya, pada Mei 2015, Waluyo dinyatakan meninggal dunia dan sudah dimakamkan.

Seorang anak Waluyo, Anik Istiarti, mengaku senang sekaligus kaget dengan kepulangan ayahnya. Pagi tadi, Waluyo mengetuk pintu rumahnya dan sontak kepulangan ayahnya membuat geger.

"Kaget, ibu bilang ini siapa. Lihat kakinya enggak ngambah lemah ga ya (menyentuh tanah enggak ya). Tapi, memang benar itu bapak. Semua warga juga kaget," katanya saat ditemui wartawan, Selasa (2/8/2016).

Ia menuturkan kalau ayahnya berangkat pada Januari 2015. Memang Waluyo sering kali tidak pulang karena pekerjaannya sebagai tukang becak. Bahkan pernah tak pulang sembilan bulan tanpa memberikan kabar. Keluarga pun sudah biasa dengan kondisi seperti itu.

"Dia kan tukang becak dulu kan pergi sembilan bulan, nanti kembali lagi. Saya cari karena mau nikah cari di pangkalan becak enggak ada," ujarnya.

Sampai akhirnya pada Mei 2015, ada kecelakaan tabrak lari di Wonsoari, Gunungkidul, Yogyakarta. Setelah didatangi, korban mirip dengan Waluyo. Ia dan keluarga tahu dari media sosial Facebook tentang kecelakaan tersebut.

"Mungkin dulu itu gelandangan. Tapi wajahnya persis, tinggi badan sama bajunya juga mirip," tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement