Anik mengatakan, setelah mengakui itu ayahnya, dia pun mengunjungi sosok itu ke RSUP dr Sardjito. Keluarganya lantas merawat korban selama enam hari sampai akhirnya meninggal. Korban yang diduga ayahnya itupun dimakamkan di tanah kelahirannya di Suren Kulon Canden Jetis, Bantul.
"Sudah koma waktu itu di (RS) Sardjito, aku bilang mau nikah. Dia kayak kasih tanda respons gitu kan koma waktu itu. Lalu meninggal dan ibu juga mandiin semua badan sama," paparnya.
Namun, kini Waluyo telah kembali ke rumahnya. Setelah pulang, Anik melarang ayahnya untuk pergi lagi. Ia ingin merawat ayahnya yang sudahsenja. "Ndak boleh pergi lagi, dia kan juga sudah tua," katanya.
Kepulangan Waluyu memang bikin heboh. Karena penasaran, banyak warga kini menemui Waluyo di rumahnya.
(Salman Mardira)