Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sejarah Referendum Berbagai Negara, dari Brexit hingga Thailand

Emirald Julio , Jurnalis-Senin, 08 Agustus 2016 |19:01 WIB
Sejarah Referendum Berbagai Negara, dari Brexit hingga Thailand
Foto warga Katalunya yang menyuarakan pendapat mereka terkait status wilayah mereka (Foto: Occupy.com)
A
A
A

Referendum Katalunya

Refendum Katalunya diadakan pada 9 November 2014. Para warganya diberikan kesempatan untuk mengikuti pemungutan suara demi memastikan masa depan dari wilayah tersebut  Pada pemungutan suara tersebut dilaporkan 80 persen warga Katalunya mendukung wilayah otonomi tersebut memisahkan diri Spanyol.

Namun, pemungutan suara tersebut dinyatakan tidak mengikat usai Pengadilan Konstitusi Spanyol menyatakan referendum tersebut ilegal. Pascamunculnya hasil pemungutan suara tersebut, walaupun dianggap ilegal, pihak Katalunya tetap merasa hal tersebut momentum yang penting dan mendeklarasikan pemilihan regional pada September 2015.

Dilaporkan pada pemilihan regional tersebut, partai nasionalis Katalunya  memenangkan suara terbanyak dengan mendapatkan 135 kursi di DPRD. Tetap memegang teguh hasil pemungutan suara terkait referendum, partai nasionalis Katalunya kemudian kembali menggemakan proses kemerdekaan wilayah otonomi tersebut dari tangan Spanyol.

Tapi tetap hal tersebut ditolak oleh pemerintah pusat di Spanyol. Pasalnya mereka menyatakan langkah pemisahan diri tersebut dianggap tidak berdasarkan konstitusi yang berlaku.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement