Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Geliat Pesantren Tarbiyatul Huda di Kaki Gunung Pangrango

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Minggu, 28 Agustus 2016 |08:15 WIB
Geliat Pesantren Tarbiyatul Huda di Kaki Gunung Pangrango
Gapura atau pintu gerbang Pesantren Tarbiyatul Huda di Pancawati, Caringin, Bogor, Jawa Barat (Putra RA/Okezone)
A
A
A

Selain itu, pondok pesantren yang mempunyai peserta didik sebanyak 1.102 ini juga menerapkan sistem berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan bahasa Arab baik dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut bertujuan agar para santri mempunyai bekal berbahasa yang baik untuk menghadapi masa depan baik dalam pekerjaan ataupun melanjutkan pendidika yang lebih tinggi di luar negeri.

"Para santri juga kita ajarkan berkomunikasi dengan bahasa Inggris dan Arab selama sepekan secara bergantian. Namun itu dimulai oleh para santri yang sudah memasuk semester dua di pesantren ini. Kalau untuk santri baru masih belum. Ya tujuan kita untuk memberi bekal mereka juga kita ada progres bagi santri berprestai untuk menajutkan kuliah di luar negeri seperti Yaman," ungkapnya.

 

Untuk masa pendidikan, pesantren ini memiliki tiga program pendidikan yaitu progam selama enam tahun untuk lulusan sekolah dasar (SD). Selain itu, ada juga program pendidikan selama 4 tahun bagi lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Terakhir merupakan program pesantren anak dimana mulai dari anak usia delapan tahun ke atas atau setara dengan kelas 3 SD.

"Ada berbagai pilihan mulai dari lulusan SD nanti akan mengenyam pendidikan selama tiga tahun hingga lulus SMP. Kalau untuk lulusan SMP akan mengeyam pendidikan selama 4 tahun di mana 1 tahun awal merupakan penyesuaian dan 3 tahunnya itu normal. Untuk pesantren anak lamanya 9 tahun bisa dimulai dari usia 8 tahun ke atas," terangnya.

 

Dengan semakin majunya perkembangan zaman baik dari segi pendidikan maupun ilmu pengetahuan dan teknologi. Peran pondok pesantren diharapkan mampu menjadi benteng pertahanan terkahir untuk menjaga moral dan ahlak para generasi muda. Selain itu, peran pemerintah juga dianggap penting demi kelangsungan dan perkembangan duni pesantren di Indonesia.

"Saya atau kita semua pesantren di Indonesia pasti berharap supaya pondok pesantren ini jangan sampai dilupakan. Bagaima pun pesantren salah satu lembaga pendidikan atau penyelenggara pendidikan berbasis agama yang mampu membentuk karakter generasi muda. Kita juga berharap opini dari masyaakat terhadap pesantren itu tidak negatif, karena pada dasarnya di mana pun pesantren itu mengajarkan ilmu kebaikan dan bertoleransi dalam agama," harapnya.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement