Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Korut Persenjatai Pasukan Elite dengan Ransel Nuklir

Ahmad Taufik , Jurnalis-Kamis, 01 September 2016 |07:03 WIB
Korut Persenjatai Pasukan Elite dengan Ransel Nuklir
Korut lengkapi pasukan elit dengan ransel nuklir (Foto: Reuters)
A
A
A

PYONGYANG - Setelah sukses melakukan serangkaian uji coba nuklir, Korea Utara (Korut) disebut akan menyusun sebuah unit pasukan elite yang akan dilengkapi dengan ransel nuklir. Informasi ini berasal dari sumber yang tidak dapat disebutkan namanya.

Pada pekan lalu, pemimpin Korut Kim Jong-un sempat mengumbar kemampuan nuklir terbaru Pyongyang setelah kesuksesan peluncuran tes nuklir rudal balistik dari kapal selam di Laut Jepang. "(Korut) telah bergabung dengan peringkat depan kekuatan militer yang dilengkapi dengan kemampuan serangan nuklir," ujar Jong-un.

Dalam perkembangan terakhir, sumber dari Korut mengklaim bahwa Pyongyang telah mengembangkan secara diam-diam unit militer rahasia yang terdiri dari tentara yang dilengkapi dengan "ransel nuklir". “Tentara tersebut akan dipilih dari masing-masing peleton pengintai dan brigade infanteri untuk membentuk unit paket nuklir yang berukuran batalion,” kata sumber tersebut.

Hingga saat ini, kegunaan pasti “ransel nuklir” masih belum diketahui secara jelas. Namun, berat ransel tersebut diperkirakan antara 22-62 pon (9-28 kg). Ransel tersebut dapat meledak ataupun memberikan semprotan atom.

"Kapal induk musuh bahkan akan terbalik jika ransel nuklir diledakkan dari jarak jauh. Pembuatan ini bertujuan untuk memperkuat persenjataan psikologis tentara Korut dan untuk mencegah mereka dari ketakutan dalam menjalani perang," ujar sumber tersebut, sebagaimana dilansir Sputnik, Kamis (1/9/2016).  

Tapi sumber yang sama juga menegaskan bahwa ransel tersebut tidak akan membuat ledakan nuklir besar, tetapi akan berisi bahan nuklir yang dapat disemprotkan kepada musuh. "Setelah uranium disemprot [di daerah], orang tidak bisa hidup di sana selama beberapa dekade karena kontaminasi radioaktif," ujar sumber lainnya.

Selama ini, situasi keamanan di semenanjung Korea terus memanas. Pada Januari, Pyongyang mulai melakukan tes rudal nuklir dan balistik yang mengakibatkan PBB memberikan sanksi baru kepada Korut. Merespons hal tersebut, Korut mengancam akan menghancurkan AS dengan menggunakan senjata nuklir. (FIK)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement