Antisipasi Virus Zika, Pengawasan di Pos Perbatasan Entikong Diperketat

Ade Putra, Okezone · Sabtu 03 September 2016 07:17 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 03 340 1480240 antisipasi-virus-zika-pengawasan-di-pos-perbatasan-entikong-diperketat-cgu5JJY4Cy.jpg Suasana kedatangan di PLBN Entikong. (Foto: Ade Putra/Okezone)

SANGGAU – Sejak pemerintah Indonesia mengeluarkan travel advisory ke Singapura beberapa hari lalu, pengawasan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, yang berbatasan langsung dengan Tebedu, Sarawak, Malaysia, diperketat.

"Sejak dua hari lalu kami meningkatkan pengawasan di PLBN. Pengawasan difokuskan pada pintu kedatangan warga dari Malaysia," kata Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan Pontianak Wilayah Kerja Entikong, dr Andi Pasaribu, Jumat 2 September 2016.

Sekadar diketahui, travel advisory dikeluarkan pemerintah Indonesia menyusul bertambahnya jumlah pasien di Singapura yang terjangkit virus zika. Untuk mengantisipasi Indonesia terjangkit virus zika, setiap orang yang melintas perbatasan akan diperiksa kesehatannya. Itu termasuk pelintas batas dari Malaysia di PLBN Terpadu Entikong.

Hal itu karena dari Singapura untuk ke Indonesia bisa saja melewati Malaysia. Hanya membutuhkan waktu sekitar lima jam dengan menumpangi bus dari Singapura bisa sampai di Kuala Lumpur, Malaysia.

"Pengawasan di PLBN ini juga melibatkan fungsi lain seperti Karantina Kesehatan dan Imigrasi," tutur Andi.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini