Share

Tak Becus Urusi Ibadah Haji, Iran Sebut Saudi "Setan"

Ahmad Taufik , Okezone · Senin 05 September 2016 22:27 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 05 18 1482100 dinilai-tak-becus-urusi-ibadah-haji-khomenei-sebut-saudi-setan-U3EjMRGvQR.jpg Ayatolah Ali Khemenei kritik manejemen ibadah haji Arab Saudi (Foto: The New Arab)

RIYADH - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatolleh Ali Khomenei mengkritik Pemerintah Arab Saudi. Kali ini, kritik Khomenei tertuju pada manajemen Arab Saudi dalam pengurusan ibadah haji.  

“Karena tindakan penindasan oleh penguasa Saudi terhadap para tamu Allah, dunia Islam harus mempertimbangkan kembali manajemen pengelolaan dua tempat suci dan masalah haji,” ujar Ayatollah Ali Khamanei, sebagaimana dilansir Al Araby, Senin (5/9/2016).  

Selain itu, Khamenei juga menuduh keluarga istana Saudi melakukan tindakan politisasi dalam ibadah haji. Menurutnya, praktik itu terjadi karena mereka sudah menjadi setan kecil yang lemah dan takut akan kepentingan setan besar (Amerika Serikat).

Khamenei juga mengkritik respons Arab Saudi terhadap insiden saling dorong yang membunuh 2.300 jamaah haji dalam tragedi Mina, di mana 464 di antaranya adalah warga Iran.

"Orang-orang Arab yang kejam dan suka melakukan kejahatan itu mengunci korban yang masih hidup bersama dengan mereka yang telah meninggal dalam sebuah wadah tertutup rapat dan menganiaya mereka,” ujar Khamenei.

"Alih-alih meminta maaf dan mengungkapkan penyesalan kepada para korban, penguasa Saudi menolak untuk mengizinkan pembentukan komite pencari fakta Islam internasional," tambah Khamenei.  

Tahun lalu sebanyak 60 ribu warga Iran ikut dalam ibadah haji. Namun tahun ini Iran tidak memakai kuota hajinya setelah negosiasi antara kedua negara gagal menemui kata sepakat. Dengan demikian, untuk pertama kalinya dalam tiga dekade terakhir, Iran tidak berpartisipasi dalam pengiriman jamaah haji.

Hubungan kedua negara juga memburuk, setelah ulama syiah yang berpengaruh di Iran dieksekusi mati. Aksi protes berujung kericuhan melanda Saudi dan kedutaan besarnya di Iran. Buntutnya, kedua negara memutuskan hubungan diplomatik pada Januari tahun ini.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

(FIK)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini