Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

10 WN Afghanistan "Ganteng" Jadi Gigolo di Batam

Gusti Yennosa , Jurnalis-Kamis, 08 September 2016 |19:04 WIB
10 WN Afghanistan
Foto: Illustrasi Okezone
A
A
A

BATAM – Sebanyak 10 warga negara Afghanistan ganteng diamankan petugas Imigrasi Batam karena diduga terlibat jaringan prostitusi. Para laki-laki imigran yang masih berusia muda ini “dijual” dengan tarif mencapai Rp20 juta.

Lelaki muda tampan asal Afghanistan tersebut dibawa petugas Imigrasi Batam dari Hotel Kolekta yang berada di kawasan Nagoya, Batam, karena terlibat jaringan prostitusi. Mereka diketahui menjadi pekerja seks komersial (PSK) atau gigolo dengan pelanggan perempuan asing dan Indonesia.

Kepala Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Batam Muhamad Noviandri mengatakan, para WN Afghanistan itu dijual oleh seorang mucikari bernama Bony dengan harga hingga Rp20 juta.

“Saat ini 10 WNA asal Afghanistan masih dilakukan pemeriksaan oleh petugas,” kata Noviandri kepada wartawan, Kamis (8/9/2016).

Ia menerangkan, sedangkan Bony saat ini sudah diamankan Satuan Reskrim Polresta Barelang. Kini ada sekira 450 imigran asal Timur Tengah berada di Batam. “Mereka tinggal di Rudenim, Hotel Kolekta, dan sebagian tinggal secara menyedihkan di tenda penampungan,” pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement