BALIKPAPAN - Dimakan usia, patung Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Balikpapan yang berada di Jalan Jenderal Sudirman atau persis di depan Kodam Mulawarman, Balikpapan, Kalimantan Timur, roboh sore tadi, Kamis 8 September 2016.
Tiga patung yang berdiri memegang senjata parang dan tameng ini menggambarkan perlawanan Rakyat Kaltim atas kedatangan pasukan Belanda di pantai Klandasan. Monumen dibangun Tahun1983 atau kini berusia 34 tahun.
Kepala Disporabudpar Balikpapan, Oemy Facesli menduga tiang patung sudah keropos sehingga roboh ke arah barat.
"Inikan dekat laut, kemungkinan tiang keropos tapi secara teknis saya kurang tahu,” katanya saat meninjau lokasi, Kamis.
Oemy mengaku, pihaknya mendapat kabar robohnya patung Monpera dari pihak Kasdim Balikpaapan pukul 14.30 Wita. “Saya dapat informasi dari Pak Kasdim lalu kordinasi dengan Ass II dan PU. Juga kabari ke Pak Wali Kota,” ujarnya.
Untungnya saat patung ini roboh, tidak ada warga sekitar yang berada di lokasi. “Biasanya kalau sore jam segini ramai yang bermain di taman atau duduk di dekat patung ini. Kalau siang memang agak sepi,” ujar Abdul Latief (45), petugas DKPP yang berdinas di Taman Monpera.
Polisi sudah memagari patung dengan garis polisi. Rencananya, tiga patung yang terbuat dari lempeng kuningan ini akan dievakuasi pihak Dinas PU, besok 9 September 2016.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.